Rabu, 15 Mei 2019

rumah ASRAR 12 IPA 3


 Vektor (vector) merupakan gambar digital yang berbasis persamaan perhitungan matematis. Gambar dengan format vektor memiliki kualitas yang bagus. Salah satu ciri dari gambar vektor adalah ketika diperbesar (zoom-in) atau diperkecil (zoom-out) tidak pecah maupun blur. Ini dikarenakan vektor merupakan gambar yang dibentuk dari gabungan titik dan garis yang membentuk sebuah objek.

 Sedangkan format bitmap (raster) adalah representasi dari citra grafis. Bitmap terdiri dari titik-titik yang tersusun dan tersimpan dalam memori komputer. Nilai dari setiap titik gambar dengan format bitmap di awali oleh 1 bit data (dalam hitam putih) dan akan bernilai lebih besar jika berwarna.


1. Ukuran (Size)

Ketika gambar berformat vektor disimpan maka ukuran file tersebut relatif lebih kecil dibandingkan dengan file gambar berformat bitmap.

 

2. Ketika di-Zoom


Perbedaan yang kedua seperti yang telah dijelaskan di atas adalah ketika gambar berformat vektor di-zoom (perbesar atau diperkecil) maka gambar tersebut tidak akan pecah maupun blur. Berbeda dengan gambar berformat bitmap yang akan pecah, rusak, dan blur jika diperbesar maupun diperkecil melebihi kualitas gambarnya.

3. Susunan

Perbedaan yang ketiga adalah gambar vektor disusun dengan objek geometris dan dibuat berdasarkan perhitungan yang matematis. Sedangkan gambar berformat bitmap disusun dalam objek yang berbentuk pixel. 

4. Sifat

Gambar dengan format vektor memiliki sifat yang tidak dipengaruhi oleh resolusi, sedangkan gambar berformat bitmap sifatnya dipengaruhi oleh resolusi.

5. Kegunaan

Perbedaan yang terakhir adalah kegunaan dari vektor dan bitmap. Gambar dengan format vektor biasanya digunakan untuk desain ilustrasi, contohnya desain logo. Sementara gambar dengan format bitmap digunakan untuk gambar dengan warna yang beragam. Contohnya adalah foto.
CARA MEMBUAT VEKTOR DI COREL DRAW

Bagian 1;
Tutorial Membuat vector ini dperuntukkan khususnya untuk teman-teman di INDOCCOM (Komunitas Pengguna CorelDRAW Indonsia), atau siapa saja yang ingin belajar membuat vector.
1. Langkah Awal
1.1 Buka CorelDraw, kemudian pada Layer 1 ubah namanya menjadi Image
1.2 Import File yang akan dibuat vector (Ctrl+I) , disini saya menggunakan Image Cinta Lurah
2. Membuat Mata

2.1 Pada Docker Object Manager, Buat Layer baru dan ubah nama Layernya menjadi Mata
Caranya klik Icon New Layer yang terdapat pada sudut bawah pada Docker Object Manajer
2.2 Buat lingkaran mata menggunakan Bezier Tool, kemudian edit atau sesuaikan menggunakan Shape Tool.
2.3 Buat bola mata menggunakan Ellips tool
Kemudian Intersect pada lingkaran mata,
Caranya :shift+select kedua objek, kemudian klik shortcut Intersect pada Property Bar
Kalau Anda ga’ mau repot, buat Shortcut dulu untuk Intersect, tapi dah tau kan cara buat Shorcutnya.. hehe..
Hilangkan (Delete) object bola mata yang utuh
2.4 Buat object baru menggunakan bezier tool untuk bagian mata yang gelap
Kemudian Intersect dengan lingkaran mata (setelah Intersect slalu hilangkan object utuhnya)
Jika object yang dibuat menimpa atau sebagian menutupi bola mata, Anda tinggal meng-order object to front  of layer atau select object kemudian tekan Shift+PageUp pada keyboard
2.5 Lanjutkan membuat bagian mata yang lain dan highligth pada mata
2.6 Buat lingkaran terluar pada mata
Setelah itu order to back of layer (shift+PageDown) agar tidak menutupi object lain
2.7 Buat bulu mata menggunakan Bezier tool
2.8 Setelah semua bagian mata selesai, beri warna mata yang sesuai, pada Color Palletes, warnai mulai dari object yang kecil. Kemudian hilangkan Outline
2.9 Buat lekukan line pada kelopak mata
3. Membuat Alis 
3.1 Masih pada Layer Mata, Buat object sebagai dasar alis
Buat satu object bulu alis kemudian Copy-paste kan pada seluruh bagian alis
Lakukan rotate dan transform agar sesuai alur bulu pada alis
3.2 Buat juga mata sebelahnya ya Booozzz..
Tungguu… tunggu…. Bulu mata yang bawahnya koq ga da???
Oowh iya yah… ya udah tambahin sendiri ja, gitu ja koq repot.. hehe..
4. Membuat Hidung
4.1 Buat Layer baru dan ubah nama Layernya menjadi Hidung
4.2 Buat garis tepi dan lubang hidung, kemudian buat highlightnya
5. Membuat Bibir (Mulut)
5.1 Buat Layer baru dan beri nama Bibir
5.2 Buat Line terluar pada bibir
5.3 Buat object sesuai dengan perbedaan gelap n terang warna bibir
5.4 Dilanjutkan membuat object gelap / line pemisah antara bibir atas dan bibir bawah
5.5 Warnai dari object yang terkecil hingga seluruh bagian bibir
5.6 Kemudian hilangkan Outline-nya
6. Membuat Wajah dan Leher
6.1 Buat layer baru dengan ubah nama Layernya menjadi Wajah dan Leher
6.2 Copy-paste kan Image Cinta Lurah dari Layer Background ke Layer Wajah
*Jangan lupa (Unlock dan Lock lagi Image-nya biar ga ke geser)..he..
6.3 Ubah Image dengan Effect Posterize
Caranya :
Select Image > Pilih Effect pada Menu Bar > Pilih Transform > Posterize
Atur Parameter Posterizenya sesuai keinginan Anda
Sebagai contoh Parameter yang saya gunakan adalah 4
Image yang telah di beri Effect Posterize akan tampak seperti gambar berikut
6.4 Trace dengan Bezier tool sesuai bentuk Posterize
Yaitu pertemuan antara warna yang satu dengan warna yang lain
Seperti gambar berikut yang saya buat dengan Line biru
6.5 Warnai wajah kemudian hilangkan Outlinenya

Minggu, 09 Desember 2018

MATA PELAJARAN

 1.   Bahasa Inggris
        Mempelajari tentang expressing of offering help, amazing places, captions.

·     2.    Fisika
        Mempelajari tentang rangkaian searah, listrik statis, medan magnetic, induksi faraday, dan 
        listrik   bolak – balik

·     3.     Matematika Peminatan
         Mempelajari tentang limit fungsi trigonometri dan turunan fungsi trigonometri

·     4.     Matematika Wajib
         Mempelajari tentang dimensi tiga dan statistika

·     5.     Kimia
         Mempelajari tentang sifat koligatif elektrolit dan non elektrolit, redoks, dan elektrolisis

·     6.     Seni Budaya
         Mempelajari dan mempraktikkan seni rupa dan seni musik

·     7.     Kewirausahaan
         Mempelajari dan mempraktikkan produk kerajinan dari bahan local

·     8.     Penjaskes
         Mempelajari dan mempraktikan tentang bola besar dan renang

·     9.     Bahasa Indonesia
         Mempelajari tentang struktur surat lamaran pekerjaan dan teks editorial

·    10.    Biologi 
         Mempelajari tentang pewarisan sifat

·    11.    Pendidikan Kewarganegaraan
         Mempelajari tentang hak – hak kewajiban kewarganegaraan

·    12.    Sejarah
        Mempelajari tentang konflik pergolakan yang berkaitan dengan kepentingan, ideologi, dan politik dan   pemikirian ekonomi nasional

·    13.    Ekonomi
         Mempelajari tentang akuntansi dan pembuatan jurnal umum, buku besar, dan neraca saldo

·    14.    Pendidikan Agama Islam
               Mempelajari tentang iman kepada hari akhir, rasa syukur, ikhsan, qada dan qadar

Rabu, 28 November 2018

Kebugaran Jasmani


Nama : Asrar Oktafiyanur
Kelas : XII IPA 3

KEBUGARAN JASMANI

Kebugaran jasmani merupakan suatu kebutuhan yang harus dipenuhi agar kita dapat menjalankan aktifitas kehidupan sehari-hari dengan baik, seefektif dan seefisien mungkin. Hingga pada akhirnya akan mampu menciptakan kehidupan yang berkualitas sebagai seorang manusia.

Pada artikel kali ini, saya akan membahas berbagai hal tentang kebugaran jasmani pada pelajaran kelas 12 semester 1, yaitu : Apakah yang dimaksud dengan kebugaran jasmani? Faktor apa saja yang mempengaruhi kebugaran jasmani? Apa saja unsur-unsur dari kebugaran jasmani? Apa saja jenis atau bentuk latihan yang dilakukan dalam menjaga kebugaran jasmani? Serta apa manfaat langsung yang dapat dirasakan dengan melakukan latihan-latihan kebugaran jasmani tersebut?

Pengertian Kebugaran Jasmani dan Menurut Para Ahli

Kebugaran jasmani adalah kemampuan dan daya tahan fisik atau tubuh seseorang dalam melakukan berbagai aktifitas kehidupan sehari-hari, tanpa mengalami kelelahan yang berarti. Istilah kebugaran jasmani memiliki pengertian yang tidak berbeda dari aspek fisik dalam total fitness atau yang dikenal sebagai physical fitness.

Dibawah ini pengertian Kebugaran Jasmani yang di kemukakan oleh beberapa ahli, yakni:
1.    
          Prof. Sutarman

   Suatu aspek, yaitu aspek fisik dan kebugaran yang menyeluruh (total fitness) yang memberi kesanggupan kepada seseorang untuk menjalankan hidup yang produktif dan dapat menyesuaikan diri pada tiap – tiap pembebanan fisik (physical stress) yang layak.
2.      
      Prof. Soedjatmo Soemowardoyo
    Bahwa kesegaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk menyesuaikan fungsi alat – alat tubuhnya dalam batas – batas fisologi terhadap lingkungan (ketinggian, kelembapan suhu, dan sebagainya) dan atau kerja fisik dengan yang cukup efisien tanpa lelah secara berlebihan.
3.      Agus Mukhlolid, M.Pd
      Agus Mukholid berpendapat bahwa Kesegaran Jasmani ialah kemampuan dan kesanggupan untuk melakukan aktivitas atau kerja, mempertinggi daya kerja dengan tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan.


Sejarah Kebugaran Jasmani

   Pada awalnya manusia melakukan berbagai gerakan yang pada akhirnya disebut sebagai latihan atau gerakan kebugaran jasmani adalah dengan beberapa alasan, antara lain :
·         Melakukan gerakan-gerakan merupakan salah satu cara manusia mempertahankan hidupnya
·         
       Melakukan gerakan-gerakan jasmani merupakan kebutuhan dasar dan mutlak bagi makhluk hidup
·         
       Dengan menjalani hidup yang tetap aktif yakni dengan terus melakukan berbagai gerakan maka 
       manusia dapat terhindar dari hipokinesis


1. Kecepatan (Speed)

Menurut seorang ahli kebugaran jasmani bernama Mulyono Biyakto, kecepatan adalah kemampuan untuk melakukan suatu gerak dalam periode waktu yang singkat.
Pengertian kecepatan secara umum yaitu adalah waktu yang dibutuhkan seseorang dalam melakukan gerakan yang berbeda dan berkesinambungan. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan maka dapat disimpulkan bahwa seseorang tersebut memiliki kecepatan yang bagus. Kemampuan yang satu ini merupakan andalan dalam aktifitas olahraga yang memerlukan kecepatan. Kecepatan terbagi menjadi 3 jenis, yakni : kecepatan sprint, kecepatan reaksi, dan kecepatan bergerak.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kecepatan
  • Keturunan
  • Waktu reaksi
  • Kemampuan menahan tahanan luar
  • Teknik
  • Konsentrasi dan kemauan
  • Elastisitas otot
Untuk melatih kecepatan, beberapa latihan yang dapat dilakukan, yaitu :
  • Lari cepat jarak 40-60 meter
  • Lari naik turun tangga atau bukit
  • Lari multistage

2. Kekuatan (Strength)

Kekuatan adalah kondisi tubuh dalam menggunakan otot untuk memaksimalkan tenaga ketika melakukan suatu aktifitas fisik. Kekuatan sangat penting dalam setiap aktifitas olahraga karena dapat mencegah terjadinya cedera serta merupakan daya penggerak. Kekuatan otot yang baik dapat didapatkan dengan rutin melakukan latihan secara konsisten. Adapun latihan yang dapat dilakukan untuk melatih kekuatan tubuh, antara lain :

  • Angkat beban : melatih kekuatan otot lengan
  • Push up : melatih kekuatan otot lengan
  • Sit up : melatih kekuatan otot perut
  • Back up : melatih kekuatan otot perut
  • Squat jump : melatih kekuatan tungkai dan otot perut

3. Daya Tahan (Endurance)

Daya tahan merupakan kemampuan seseorang menggerakkan seluruh tubuhnya dalam waktu yang cukup lama dan tempo yang berbeda (antara sedang dan cepat) secara efektif dan efisien serta tanpa merasakan sakit dan lelah yang berarti.
Untuk melatih daya tahan tubuh hanya perlu melakukan olahraga ringan seperti lari dan jogging secara konsisten minimal selama 30 menit setiap hari.

4. Kelenturan (Flexibility)

Yang dimaksud dengan kelenturan atau flexibility adalah keleluaasaan pergerakan otot-otot tubuh khususnya otot persendian. Kelenturan dibutuhkan di hampir semua cabang olahraga. Meski sama-sama dibutuhkan oleh setiap cabang olahraga, tetap saja ada sedikit perbedaan pada penerapannya yakni tingkat kelenturan yang dibutuhkan untuk penampilan yang optimal pada masing-masing cabang olahraga. Untuk melatih kelenturan atau fleksibilitas tubuh dapat melakukan senam, yoga dan renang.

5. Kelincahan (Agility)

Kelincahan merupakan kemampuan tubuh dalam menyesuaikan gerakan dari satu posisi ke posisi lain seperti dari depan ke belakang atau dari kiri ke kanan. Terdapat beberapa cabang olahraga yang membutuhkan kelincahan seperti bulu tangkis (badminton) dan sepak bola.
Untuk melatih kelincahan tubuh dapat melakukan beberapa jenis latihan fisik yakni lari menaiki-menuruni anak tangga dan lari dengan arah zig zag.

6. Keseimbangan (Balance)

Yang dimaksud dengan keseimbangan adalah kemampuan tubuh dalam mengendalikan organ tubuh serta saraf otot agar gerakan tubuh dapat dikendalikan dengan baik. Unsur keseimbangan ini sangat dibutuhkan dalam cabang olahraga senam dan loncat indah.
Untuk melatih keseimbangan tubuh dapat melakukan berjalan di atas balok kayu, sikap lilin, serta berdiri dengan menjadikan tangan sebagai tumpuan.

7. Ketepatan (Accuracy)

Pengertian dari ketepatan atau accuracy adalah kemampuan tubuh dalam mengendalikan gerakan terhadap sasaran yang ingin dituju. Memanah, bowling, billiard dan latihan menembak merupakan beberapa contoh cabang olahraga yang membutuhkan dan mengandalkan ketepatan. Salah satu latihan yang dapat dilakukan untuk melatih ketepatan yaitu memasukkan bola pada keranjang, melempar salah satu botol yang disusun secara baris sejajar.

Daya Otot (Muscular Power) / Daya Ledak (Explosive Power)
Daya otot merujuk pada daya ledak otot atau dikenal dengan istilah explosive power. Maksudnya adalah kemampuan seseorang dalam memaksimalkan kekuatan dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Latihan yang dapat dilakukan untuk melatih daya otot atau explosive power, yaitu :
  • Vertical jump : melatih daya ledak otot tungkai
  • Front jump : melatih daya ledak otot betis dan tungkai
  • Side jump : melatih daya ledak otot tungkai dan paha

Reaksi (Reaction)
Yang dimaksud dengan reaksi adalah kemampuan tubuh seseorang dalam menanggapi suatu gerakan, rangsangan maupun stimulus yang diberikan oleh orang lain.
Adapun latihan yang dapat dilakukan untuk melatih unsur reaksi ini adalah lempar tangkap bola.
Koordinasi (Coordination)
Yang dimaksud dengan koordinasi adalah kemampuan tubuh dalam menyatukan berbagai gerakan tubuh yang tak sama kedalam satu gerakan yang efektif. Dalam melakukan latihan yang dapat melatih unsur koordinasi dituntut suatu tambahan kemampuan lain yakni konsentrasi yang tinggi serta kemampuan gerak insting yang kuat.
Adapun latihan yang dapat dilakukan untuk melatih unsur koordinasi ini adalah dengan latihan memantulkan bola ke dinding kemudian ditangkap kembali. Latihan memantul dan menangkap kembali ini dilakukan dengan tangan yang berbeda atau berlawanan antara tangan yang memantulkan dengan tangan yang menangkap kembali.

Faktor yang Mempengaruhi Kebugaran Jasmani
Setiap orang memiliki tingkat kebugaran yang berbeda antara satu sama lain. Tinggi atau rendahnya tingkat kebugaran ini dapat disebabkan oleh banyak hal. Seorang ahli dalam materi kebugaran jasmani bernama Suharjana, mengemukakan pendapatnya bahwa kebugaran jasmani dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor yang terdiri dari 4 jenis.
Adapun faktor yang mempengaruhi tingkat kebugaran jasmani menurut Suharjana, adalah sebagai berikut :
  • Umur
Tak dapat dipungkiri bahwa umur merupakan faktor utama yang mempengaruhi kebugaran jasmani. Bagi sebagian orang yang sangat mencintai aktifitas olahraga, mereka akan sangat terganggu oleh kenyataan bahwa umur menentukan tingkat kebugaran jasmani. Meski begitu, kita tidak dapat menghindari pertambahan umur, dan selanjutnya menerima fakta bahwa tingkat kebugaran jasmani akan menurun drastis seiring dengan bertambahnya umur.
Kebugaran jasmani paling maksimal terjadi pada seseorang yang berada di usia 25-30 tahun. Kemudian lewat dari angka tersebut kebugaran jasmani akan menurun yang disebabkan oleh penurunan kapasitas fungsional seluruh organ tubuh dengan persentase sebesar 0,8 – 1 %.
  • Jenis kelamin
Tingkat kebugaran jasmani berdasarkan jenis kelamin ini dapat dibuktikan dan kita saksikan dalam kehidupan sehari-hari, yakni seorang laki-laki memiliki tingkat kebugaran yang lebih baik jika dibandingkan dengan seorang perempuan. Perempuan lebih cepat mengalami kelelahan dalam melakukan aktifitas sehari-hari maupun olahraga daripada laki-laki.
  • Makanan
Sebagai generasi yang hidup di masa modern dan serba instan saat ini, kita harus pintar dan bijak dalam menentukan suatu makanan yang nantinya akan memberikan manfaat baik pada tubuh kita. Dalam memilih dan memutuskan makanan apa yang akan kita makan, terdapat beberapa aspek yang menjadi pertimbangan, antara lain :
1. Kandungan gizi – Kandungan gizi yang terdapat didalam tubuh seseorang sangat berpengaruh terhadap kebugaran jasmaninya. Untuk itulah kita perlu menjaga dan mencukupi kebutuhan asupan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Adapun persentase asupan gizi seimbang yang dibutuhkan oleh tubuh normal atau sehat adalah sebesar 50% untuk kandungan karbohidrat, 12% untuk kandungan protein, dan 38% untuk kandungan lemak.
2. Bahan makanan yang berkualitas dan layak dikonsumsi – Selain gizi yang seimbang, baik atau tidaknya suatu makanan untuk tubuh juga ditentukan oleh kualitas dari bahan makanan tersebut. Sebagai contoh, makanan yang memiliki gizi bagus adalah makanan yang terbuat dari bahan yang berkualitas baik dan masih layak untuk diolah ataupun dikonsumsi. Banyaknya kasus kecurangan beberapa penjual, baik penjual bahan makanan belum diolah maupun penjual makanan yang siap saji beberapa tahun terakhir ini, memaksa kita untuk lebih berhati-hati dan bijak dalam memilih bahan makanan atau makanan yang akan kita makan.
3. Cara pengolahan makanan – Tidak hanya bahan yang berkualitas dan layak dikonsumsi saja, tapi cara penanganan dan pengolahan bahan makanan yang belum diolah itu menjadi makanan siap santap juga menjadi suatu pertimbangan yang penting dan sangat serius. Cara pengolahan makanan yang baik adalah dengan mengutamakan kebersihan, tidak hanya kebersihan bahan makanan tersebut tapi juga kebersihan diri si pengolah (yang memasak makanan) serta kebersihan cara penanganan saat mengolah makanan (tempat meletakkan dan cara memegang makanan). Dan yang tak kalah pentingnya dalam cara pengolahan makanan ini adalah menjaga gizi yang dikandung oleh bahan makanan tersebut agar tidak berkurang apalagi habis atau hilang. Sebagai contoh sederhana, saat kita memasak sayur misal : kangkung, bayam. Seperti kita ketahui bersama bahwa jenis sayuran kangkung dan bayam memiliki gizi yang baik untuk tubuh kita. Lalu bagaimanakah cara yang baik dalam mengolah jenis sayuran tersebut agar tidak berkurang apalagi hilang? Cara yang baik dalam mengolah jenis sayuran yang bergizi baik ini adalah dengan tidak terlalu lama memasaknya sehingga membuat sayuran tersebut terlalu layu, yang mengakibatkan menghilangkan gizi yang terkandung pada sayur tersebut.
4. Tidur dan istirahat – Istirahat dan tidur merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Setelah melakukan berbagai aktifitas yang tidak hanya menguras fisik tapi juga mental dalam kehidupan sehari-hari maka tubuh membutuhkan istirahat yaitu dengan tidur. Pada saat tidur tubuh akan membangun kembali otot-otot yang telah bekerja keras sepanjang hari. Oleh karena itulah tidur dan istirahat yang cukup merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap kebugaran jasmani.
Kemudian menurut penulis salah satu buku panduan kesehatan olahraga yaitu Faizati Karim, menambahkan 2 faktor lain yang dapat mempengaruhi kebugaran jasmani, yaitu sebagai berikut :
  • Keturunan (Gen)
Jika dipikirkan dengan pikiran sederhana mungkin kita akan berpendapat bahwa hal ini tidak ada pengaruhnya terhadap kebugaran jasmani. Namun, hal ini sangat berhubungan dan juga berpengaruh terhadap kebugaran jasmani seseorang. Hal ini merujuk pada kapasitas organ jantung, paru-paru, postur tubuh, sel darah, obesitas dan serat atas. Keenam organ tersebut adalah sesuatu yang kita dapatkan secara keturunan, dan berpengaruh terhadap kebugaran jasmani.
Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh dua orang ahli yakni Bowers dan Fox yang dimuat dalam buku tentang panduan kesehatan yang ditulis oleh Sukadiyanto dkk, dikemukakan bahwa terdapat 3 unsur yang dipengaruhi oleh faktor keturunan. Adapun ketiga unsur tersebut, antara lain :
  1. Kemampuan aerobic (VO2 max) sebesar 93%
  2. Sistem asam laktat sebesar 81%
  3. Denyut jantung maksimal sebesar 86%
  • Rokok
Rokok merupakan sesuatu kegiatan yang termasuk dalam suatu kecanduan, yang menjangkiti berbagai kalangan, umur serta jenis kelamin. Semakin berkembang suatu zaman maka persentase seorang perokok aktif semakin bertambah. Tidak hanya laki-laki tapi juga perempuan, tidak hanya orang dewasa bahkan anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar pun sudah mengenal dan menjadi perokok aktif. Serta dari berbagai kalangan pun menjadi perokok aktif, pejabat pemerintah atau warga sipil, orang kaya atau orang miskin semua sama.
Dengan merokok tubuh akan menghisap kandungan CO2 yang dapat menyebabkan berkurangnya nilai VO2 max yang sangat dibutuhkan oleh daya tahan tubuh. Berdasarkan penilitian yang dilakukan, kandungan yang ada pada rokok seperti nikotin, perkins, dan sexton dapat menyebabkan keluarnya energy dan mengurangi nafsu makan.

Manfaat Kebugaran Jasmani
Kebugaran jasmani tidak hanya bermanfaat untuk menjalani berbagai aktifitas dalam kehidupan sehari-hari. Dengan melakukan gerakan/latihan kebugaran jasmani secara konsisten dan rutin setiap harinya, maka terdapat banyak manfaat yang akan kita rasakan dan dapatkan. Adapun 15 manfaat dari melakukan gerakan/latihan kebugaran jasmani, yaitu sebagai berikut :
  1. Meningkatkan sirkulasi darah dan sistem kerja jantung
  2. Meningkatkan stamina dan kekuatan tubuh
  3. Memiliki kemampuan pemulihan organ tubuh secara tepat
  4. Memiliki respon tubuh yang cepat dan tepat
  5. Mengurangi resiko kelebihan berat badan atau obesitas
  6. Mencegah penyakit jantung
  7. Menurunkan tekanan darah tinggi
  8. Mengatasi depresi
  9. Meningkatkan energi
  10. Terhindar dari tulang keropos (osteoporosis)
  11. Meningkatkan daya tahan tubuh
  12. Meningkatkan kelenturan persendian
  13. Meningkatkan kekuatan otot serta kecepatan
  14. Meningkatkan sistem sirkulasi darah, sistem saraf, fungsi jantung
  15. Mempertahankan dan menyelaraskan kondisi tubuh
Demikian saya kali ini tentang kebugaran jasmani dan pengertianya, Semoga artikel ini bermanfaat.

copyright.gurupenjaskes.com